DEPAN   |   ARTIKEL   |   HUMOR   |   VIDEO   |   TAMU   |   KONTAK

New Page 1
New Page 1

[ 4 ] User Online

Hikmah

Kekayaan akan menguburkan engkau jika engkau menjunjungnya di kepalamu dan melekatkannya di hatimu.

Tulisan Pilihan

"Cangkul Pak Tani"

4886 kali dibaca (Artikel)

Kata Mereka

inoe
20 Desember 2013
"anjriitt.. keren"

asepmic74
15 November 2013
"bagus mas website dan karya2nya"

 
[ tulis ] [ lihat semua ]
 
Follow achmadharir on Twitter
 
 
 
 

Menikmati Hidup...

20 September 2011
sumber : www.pencintasedekah.com/2011/09/menikmati-hidup/
 

nelayan

dikutip dari www.pencintasedekah.com

------------------------------------------------------------------------------------

Seorang pengusaha tengah berdiri di tepi pantai dan memandang ke arah laut, ketika seorang nelayan merapatkan perahunya.

“Berapa lama waktu yang anda habiskan untuk menangkap ikan sebanyak ini?”, tanya pengusaha kepada nelayan.

“Tidak lama, cukup 5 jam”, jawab nelayan.

“Mengapa tidak pergi lebih lama dan menangkap lebih banyak lagi?”

“Ini sudah cukup buat keluargaku.”

“Apa yang anda lalukan di luar waktu menangkap ikan?”

“Bermain dengan anak-anakku, tidur siang, makan siang bersama keluargaku, berjalan-jalan di desa, bermain gitar dan ngobrol dengan teman-temanku – hidup yang begitu kunikmati.”

“Aku punya ide untuk membantumu”, ujar si pengusaha.

“Aku lulusan master dari Harvard. Saranku, habiskan waktu lebih banyak untuk menangkap ikan, beli perahu yang lebih besar, dapatkan lebih banyak uang, beli lagi beberapa perahu”.

“Jangan jual ikan ke perantara, jual langsung ke pengolahan sampai anda memiliki pabrik sendiri. Kendalikan produk, distribusi dan produksinya”.

“Setelah itu, anda pindah ke kota besar, kemudian ke luar negeri untuk mengembangkan usaha ini.”

“Menarik. Tapi berapa lama waktu dibutuhkan supaya aku bisa seperti itu?”, tanya nelayan yang mulai tertarik.

“Lima belas tahun paling cepat. Dua puluh tahun paling lambat”, jawab si pengusaha.

“Setelah itu apa, Pak?”

“Inilah bagian yang paling menarik. Anda bisa menjual saham perusahaan di bursa dan menghasilkan uang miliaran.”

“Wah, miliaran ya. Lalu apa setelah itu Pak?”

“Lalu anda bisa istirahat dan pulang ke rumah. Pindah ke desa kecil di tepi laut, memancing, bermain dengan anak-anak, tidur siang, makan bersama istri, berjalan-jalan di desa, main gitar serta ngobrol dengan teman-teman dekat”, jawabnya

“bukankah itu yang sudah saya lakukan sekarang, kenapa mesti menunggu 15-20 tahun?”

Nelayan itu berlalu meninggalkan pengusaha sambil tersenyum.

.........

[ artikel lainnya... ] Share pada Facebook |
 
 

Achmad Harir 2011 - Arsenal Design