DEPAN   |   ARTIKEL   |   HUMOR   |   VIDEO   |   TAMU   |   KONTAK

New Page 1
New Page 1

[ 1 ] User Online

Hikmah

"Sungguh sedikit mereka yang melihat dengan mata mereka sendiri dan merasakan dengan hati mereka sendiri". (Albert Einstein)

Tulisan Pilihan

"Hanya Resep"

1166 kali dibaca (Humor)

Kata Mereka

inoe
20 Desember 2013
"anjriitt.. keren"

asepmic74
15 November 2013
"bagus mas website dan karya2nya"

 
[ tulis ] [ lihat semua ]
 
Follow achmadharir on Twitter
 
 
 
 

Buat Ibu Bekerja

04 September 2012
sumber : http://motivatweet.com/2012/07/buat-ibu-bekerja.php
 

Pagi hari, seorang ibu bekerja udah rapi, siap meluncur menuju kantornya. Ia bangun lebih pagi dari suaminya, karena ia juga harus menyiapkan kebutuhan suami dan anak-anaknya.

Ketika saatnya berangkat, sang anak yang mungil menggenggam erat tangan ibunya, meski sudah setiap hari ia ditinggal di rumah, tapi setiap pagi matanya selalu mengisyarat jeritan hatinya yang paling dalam..

“Ibu, aku haus kasih sayangmu. Aku mau Ibu tetap di rumah sehingga aku tidak harus larut manja dalam pelukan Nenek, atau malah diperhatikan seadanya oleh baby sitter yang perhatiannya muncul kalo ada Ibu saja. Aku haus akan kasih sayangmu.”
Begitu hati mungilnya menjerit setiap hari.

Terkadang kita membatasi rezeki dan berkah yang hadir dalam hidup kita dengan berpikir, “Saya terpaksa meninggalkan anak dan kerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.”

Padahal yang memenuhi kebutuhan itu bukan kita.

Tapi Dia Yang Maha Memelihara. Tapi, karena diri kita sudah membatasi berkah yang datang, jadilah kita terjebak dalam pekerjaan yang gitu-gitu aja, gaji segitu-gitu aja, malah selalu kurang, padahal waktu bersama anak sudah dikorbankan.

Padahal, sudah banyak contoh di sekitar kita, dengan memanfaatkan Facebook, Twitter, BBM, banyak Ibu-Ibu yang berhasil membuka pintu berkahnya (bahkan berkali-kali lipat dari gaji orang kantoran) dengan masih bisa meluangkan waktu berkualitas dengan buah hatinya.

Sampai bagian ini, pasti banyak yang berpikir, “Saya juga mau seperti itu, tapi gimana caranya

Saya itu … (Lalu seribu satu alasan dikemukakan),” padahal alasan itu akan lebih menengelamkan dirinya dalam keadaannya.

Coba ubah #EKSYEN nya, jangan cari ALASAN, tapi cari JAWABAN dari pertanyaan “Gimana caranya supaya saya juga bisa mendapatkan penghasilan dari 9 pintu rezeki, bukan hanya dari yang 1 pintu, dikerubutin jutaan orang pula..” ^_^

.........

[ artikel lainnya... ] Share pada Facebook |
 
 

Achmad Harir 2011 - Arsenal Design